Atiqah Hasiholan jadi dukun manten di film terbarunya

Jakarta (ANTARA) – Aktris Atiqah Hasiholan menjajal profesi baru dalam film. Kali ini sebagai dukun pengantin (manten) melalui karya terbaru sutradara Farishad Latjuba, “Mantan Manten”.

“Secara timing tepat, anakku sudah satu tahun saat syuting. Film ini tentang kehidupan modern perempuan zaman sekarang dengan konfliknya. Yasnina (tokoh yang dia perankan) anak yatim piatu, disekolahkan, dia ambisius dan ingin jadi yang terbaik. Ketika jadi dukun manten dia jadi yang terbaik,” ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Selain Atiqah, ada juga aktris senior Tutie Kirana yang menjajal profesi serupa. Tutie mengatakan sempat mengikuti workshop beberapa kali di kawasan Manggarai untuk memahami profesi dukun manten.

“Saya dan Atiqah melakukan workshop paes beberapa kali. Setiap gerakan, lukisan paes itu ada artinya. Ilmu itu ada,” kata Tutie dalam kesempatan yang sama.

Dia mengungkapkan, untuk bisa merias paes, seseorang harus melalui berbagai perjuangan agar mumpuni menjalani profesinya itu, salah satunya rajin melakukan puasa mutih selama 40 hari.

“Salah satu ritual dengan hal-hal supranatural kental sekali. Puasa 40 hari tetapi rata-rata sekarang mungkin seminggu. Puasa mutih,” kata Tutie yang memerankan karakter Marjanti.

“Mantan Manten” bercerita soal perjuangan seorang wanita bernama Yasnina yang awalnya memiliki karir meroket. Namun karena suatu masalah, karirnya hancur dan perlahan juga cintanya. Di tengah perjuangannya bangkit, Yasninan bertemu Marjanti (Tutie Kirana) seorang dukun manten. Pertemuan inilah yang menjadi awal baru untuk Yasnina.

Film ini juga diramaikan sejumlah selebriti antara lain Arifin Putra, Oxcel, Tyo Pakusadewo, Marthino Lio, Dodit Mulyanto, Asri Welas, Melissa Karim dan Aimee Saras. “Mantan Manten” rencana tayang pada 4 April medatang di seluruh bioskop tanah air.

Baca juga: Arifin Putra jadi pria nrimo di “Mantan Manten”

Baca juga: Anak-anak Ratna Sarumpaet jadi penjamin tahanan rumah

Baca juga: Kena omel Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto ngumpet main game

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019